Gaji Guru Honorer Akan Ditingkatkan Melalui APBN Dana Alokasi Umum (DAU), Tidak Lagi digaji Dari BOS

Rencana mendikbud untuk menggaji guru honorer melalui Dana Alokasi umum (DAU) merupakan salah satu upaya dalam peningkatan kesejahteraan guru indonesia.


Dikutip dari gtk.kemdikbud.go.id. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan wewenang Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) yang ada di setiap provinsi akan diperluas. “Wewenangnya akan diperluas, tidak hanya penjaminan mutu tapi juga pengawasan dana transfer ke daerah,” ujar dia di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Ke depan, LPMP akan memiliki akses mengawasi dana transfer daerah dan juga Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Selama ini, hal itu tidak dilakukan oleh LPMP. Tim inspektorat daerah yang melakukan pengawasan. Kemendikbud juga mengusulkan agar nomenklatur LPMP diubah dan tidak lagi setara dengan eselon tiga.

“Kami mengusulkan agar LPMP setara dengan eselon dua, agar bisa melakukan pengawasan,” kata dia.

Mendikbud menambahkan dalam waktu dekat guru honorer akan digaji melalui Dana Alokasi Umum (DAU). Oleh karena itu, dia meminta agar daerah melakukan pendataan agar tidak ada lagi guru honorer yang tercecer.

“Selama ini guru honorer digaji melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan itu rawan penyimpangan,” katanya. Kemendikbud berharap penggajian guru honorer dari DAU tersebut bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Dia berharap, dengan alokasi gaji dari DAU bisa meningkatkan pendapatan guru honorer.

SUMBER RESMI BERITA KEMENDIKBUD:

2 Responses to "Gaji Guru Honorer Akan Ditingkatkan Melalui APBN Dana Alokasi Umum (DAU), Tidak Lagi digaji Dari BOS"

  1. Yang disebut guru honor itu spesifikasinya yg gimana?
    DAU ITU Yg saya TAHU DIRENCANAKAN UNTUK GAJI P3K, Jadi MOHON BERI INFORMASI YANG JELAS DAN LENGKAP

    ReplyDelete
  2. Bagaimana dengan operator sekolah?
    Ops tugas nya lebih drpd seorang guru, bahkan tidak sedikit ops sekolah yg mem back up tugas KS, tpi yg menjadi problem banyak ops sekolah yg pendidikan nya cuman D3 yg membuat ops tidak mendapatkan hak dan tunjangan layaknya guru honorer

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel