Masih ada Peluang Lolos, Ini Cara perhitungan nilai pppk Guru Ditambah Kebijakan Afirmasi

Sobat pejuang NIPPPK Guru, kebijakan Afirmasi pppk guru bagi Guru yang memenuhi kriteria sangat membantu kelulusan passing grade pada kompetensi Teknis. Sebagaimana kita ketahui bersama, banyak guru yang gagal atau tidak mencapai nilai ambang batas seleksi kompetensi teknis. menurut mereka soal tes kompetensi yang diujikan memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Karena butuh Analisis serta wacana-wacana yang panjang. Ada juga peserta tes yang mengatakan soal-soal tes pppk yang keluar seperti model AKM. Oleh karena itu butuh persiapan lebih untuk bisa mencapai nilai ambang batas. terutama guru kelas, harus mendapat nilai 320, artinya peserta harus benar menjawab sekitar 65 soal jika ingin lolos.

Tahukah anda apa saja Nilai Tambah Yang Dapat Membantu Guru Honorer Lulus Seleksi PPPK Guru Tahun 2021?. sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Rencana Pengumuman Resmi Seleksi PPPK Guru akan disampaikan pada 30 Mei 2021, Adapun Jadwal Pendaftaran PPPK Guru direncakan mulai 31 Mei sampai dengan 21 Juni 2021. Namun Jadwal tersebut dapat disesuaikan apabila terdapat perubahan kebijakan pemerintah terkait status Pandemi Covid-19, sehingga tidak memungkinkan melaksanakan kegiatan dimaksud.

Ada yang baru tahun ini, pada seleksi PPPK guru tahun 2021 pemerintah memberikan nilai tambah atau dikenal dengan istilah Afirmasi. Perlu diketahui afirmasi ialah Nilai Tambah Yang Dapat Membantu Guru Honorer Lulus Seleksi PPPK Guru Tahun 2021. Lalu apa saja Nilai Tambah Yang Dapat Membantu Guru Honorer Lulus Seleksi PPPK Guru Tahun 2021? Pada seleksiPPPK Guru 2021, akan diberikan tambahan nilai/afirmasi pada penilaian Kompetensi Teknis dengan kriteria tertentu. Adapun jenis-jenis tambahan nilai/afirmasi sebagai berikut:

Kebijakan Penambahan Nilai Kompetensi Teknis Kebijakan penambahan nilai kompetensi teknis PPPK untuk JF Guru dilakukan oleh Panselnas dengan ketentuan sebagai berikut:

👉1) Guru yang memiliki Sertifikat Pendidik linear dengan jabatan yang dilamar mendapat nilai paling tinggi sebesar 100% (seratus persen) dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis;

👉2) Pelamar yang berusia di atas 35 (tiga puluh lima) tahun terhitung saat melamar dan berstatus aktif mengajar sebagai guru paling singkat 3 (tiga) tahun secara terus menerus sampai dengan saat ini berdasarkan data Dapodik mendapatkan tambahan nilai sebesar 15% (lima belas persen) dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis;

👉3) Pelamar dari Penyandang Disabilitas yang sudah diverifikasi jenis dan derajat kedisabilitasannya sesuai dengan jabatan yang dilamar mendapatkan tambahan nilai sebesar 10% (sepuluh persen) dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis;

👉4) Pelamar dari THK-II dan aktif mengajar sebagai guru paling singkat 3 (tiga) tahun secara terus menerus sampai dengan saat ini berdasarkan data Dapodik mendapatkan tambahan nilai sebesar 10% (sepuluh persen) dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis;

👉5) Tambahan nilai sebagaimana dimaksud pada huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d secara kumulatif diberikan nilai kompetensi teknis tidak lebih dari nilai paling tinggi Kompetensi Teknis sebesar 100% (seratus persen); dan

👉6) Penambahan nilai sebagaimana dimaksud pada huruf a sampai dengan huruf e diperhitungkan sebagai nilai awal pada masing-masing seleksi kompetensi dan termasuk sebagai komponen penentu terpenuhi atau tidaknya nilai ambang batas kompetensi teknis pelamar

Cara Perhitungan

Bagaimana dengan guru yang mendapat afirmasi, tentu saja berbeda lagi perhitungan nilai nya, contohnya guru ini, beliau berusia 36 tahun dan berstatus aktif sebagai Guru selama 3 tahun terakhir (dapodik) mengikuti tes pppk guru dengan formasi bahasa indonesia SMP jadi passing yang harus dicapai 265, guru berikut berhak mendapat afirmasi 15% artinya mendapat tambahan nilai 75.

Nah, Jika guru tersebut nilai seleksi kompetensi teknisnya 190, tinggal ditambahkan 75 jadi 265, sehingga beliau lolos passing grade kompetensi teknis. Semoga dipahami.

Selanjutnya Guru berikut ini beliau berusia 36 tahun dan berstatus guru tenaga honorer K-2 (THK2) mengikuti tes pppk guru dengan formasi bahasa indonesia SMP jadi passing yang harus dicapai 265, guru berikut berhak mendapat afirmasi 10% artinya mendapat tambahan nilai 50.

Nah, Jika guru tersebut nilai seleksi kompetensi teknisnya 220, tinggal ditambahkan 50, maka total nilainya 265, sehingga beliau lolos passing grade kompetensi teknis. Semoga dipahami.

Tambahan nilai afirmasi dapat diterapkan secara akumulatif. Artinya, jika honorer THK-2 tersebut berusia di atas 35 (tiga puluh lima) tahun, maka nilai tambahan bisa ditambah, menjadi 15+10 % jadi mendapat afirmasi 35 %.

gambar kebijakan afirmasi pppk guru 2021

Download juga : Passing Grade PPPK Guru PDF Jenjang TK SD SMP SMA SMK

Untuk kebijakan Afirmasi Resmi agar lebih jelasnya silahkan Download Juknis Pelaksanaan PPPK Guru Tahun 2021 Melalui TAUTAN BERIKUT.

Bank Soal P3K

Jika dibutuhkan berikut link download soal latihan p3k guru tes seleksi kompetensi tahap 1 tahun 2021.

1. Pelajari Soal-soal Tes seleksi kompetensi Sosial Kultural (LIHAT SOAL).

2. Pelajari Soal-soal Tes seleksi kompetensi Manajerial (LIHAT SOAL).

3. Pelajari Soal-soal Tes seleksi kompetensi Teknis (LIHAT SOAL).

4. Pelajari Soal-soal Tes Wawancara PPPK Guru (LIHAT SOAL PAKET 1) - LIHAT SOAL PAKET 2.

PAKET SOAL PPPK LAINNYA

YUK LATIHAN SOAL-SOAL PPPK GURU ONLINE TES KOMPETENSI.

YUK DOWNLOAD APLIKASI SOAL PPPK GURU ONLINE TES KOMPETENSI.

Demikianlah informasi yang dapat guru-id bagikan. Semoga dapat memudahkan sobat pejuang NIPPPK mempelajari materi-materi pppk guru tahun 2021.

0 Response to " Masih ada Peluang Lolos, Ini Cara perhitungan nilai pppk Guru Ditambah Kebijakan Afirmasi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel