Karakteristik Kurikulum Prototipe di PAUD SD SMP SMA SMK

PAUD

๐ŸŒ€ Kegiatan bermain sebagai proses belajar yang utama

๐ŸŒ€ Penguatan literasi dini dan penanaman karakter melalui kegiatan bermain-belajar berbasis buku bacaan anak

๐ŸŒ€ Fase Fondasi untuk meningkatkan kesiapan bersekolah

๐ŸŒ€ Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan melalui kegiatan perayaan hari besar dan perayaan tradisi lokal

SD

Penguatan kompetensi yang mendasar dan pemahaman holistik:

๐ŸŒ€ Untuk memahami lingkungan sekitar, mata pelajaran IPA dan IPS digabungkan sebagai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)

๐ŸŒ€ Integrasi computational thinking dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPAS

๐ŸŒ€ Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran pilihan

Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 2 kali dalam satu tahun ajaran

SMP

๐ŸŒ€ Penyesuaian dengan perkembangan teknologi digital, mata pelajaran Informatika menjadi mata pelajaran wajib

๐ŸŒ€ Panduan untuk guru Informatika disiapkan untuk membantu guru-guru pemula, sehingga guru mata pelajaran tidak harus berlatar belakang pendidikan informatika

๐ŸŒ€ Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 3 kali dalam satu tahun ajaran

SMA

๐ŸŒ€ Lebih fleksibel untuk disesuaikan dengan minat siswa, karena pilihan pada level mata pelajaran (bukan program peminatan/ penjurusan)

๐ŸŒ€Di kelas 10 pelajar menyiapkan diri untuk menentukan pilihan mata pelajaran di kelas 11. Mata pelajaran yang dipelajari serupa dengan di SMP

๐ŸŒ€Di kelas 11 dan 12 pelajar mengikuti mata pelajaran dari Kelompok Mapel Wajib, dan memilih mata pelajaran dari kelompok MIPA, IPS, Bahasa, dan Keterampilan Vokasi sesuai minat, bakat, dan aspirasinya

๐ŸŒ€Pembelajaran berbasis projek untuk penguatan profil Pelajar Pancasila dilakukan minimal 3 kali dalam satu tahun ajaran, dan pelajar menulis esai ilmiah sebagai syarat kelulusan

SMK

๐ŸŒ€Dunia kerja dapat terlibat dalam pengembangan pembelajaran

๐ŸŒ€Struktur lebih sederhana dengan dua kelompok mata pelajaran, yaitu Umum dan Kejuruan. Persentase kelompok kejuruan meningkat dari 60% ke 70%

๐ŸŒ€Penerapan pembelajaran berbasis projek dengan mengintegrasikan mata pelajaran terkait.

๐ŸŒ€Praktek Kerja Lapangan (PKL) menjadi mata pelajaran wajib minimal 6 bulan (1 semester).

๐ŸŒ€Pelajar dapat memilih mata pelajaran di luar program keahliannya

๐ŸŒ€Alokasi waktu khusus projek penguatan profil pelajar Pancasila dan Budaya Kerja untuk peningkatan soft skill (karakter dari dunia kerja)

SLB

๐ŸŒ€Capaian pembelajaran pendidikan khusus dibuat hanya untuk yang memiliki hambatan intelektual

๐ŸŒ€Untuk pelajar di SLB yang tidak memiliki hambatan intelektual, capaian pembelajarannya sama dengan sekolah reguler yang sederajat, dengan menerapkan prinsip modifikasi kurikulum

๐ŸŒ€Sama dengan pelajar di sekolah reguler, pelajar di SLB juga menerapkan pembelajaran berbasis projek untuk menguatkan Pelajar Pancasila dengan mengusung tema yang sama dengan sekolah reguler, dengan kedalaman materi dan aktivitas sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan pelajar di SLB

Persiapan Penerapan Kurikulum Prototipe

kurikulum prototipe tahun 2022

Penerapan Kurikulum Prototipe didukung melalui penyediaan buku teks serta pelatihan dan pendampingan bagi guru, KS, dan dinas pendidikan.

1. Buku teks pelajaran dan perangkat ajar pendukung

● Buku teks, modul dan perangkat ajar lain disediakan secara digital melalui platform digital untuk guru. Sekolah dapat melakukan pengadaan buku teks secara mandiri dengan BOS reguler, dukungan pemda, dan yayasan

● Buku cetak disediakan melalui SIPLah dengan dana BOS, atau cetak mandiri

2. Pelatihan dan pendampingan guru, KS, dan pemda

Pelatihan mandiri bagi guru dan KS melalui micro learning di platform digital, pendampingan guru/KS oleh sekolah penggerak angkatan pertama, dan pendampingan bagi pemda

3. Jam mengajar dan 03 tunjangan profesi guru

● Perubahan struktur mata pelajaran tidak merugikan guru

● Semua guru yang berhak mendapatkan tunjangan profesi ketika menggunakan Kurikulum 2013 akan tetap mendapatkan hak tersebut

Lebih lanjut, Untuk PDF nya Baca juga : Penyiapan Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Penerapan Kurikulum Prototipe

Terima kasih telah berkunjung dan membaca informasi kurikulum prototipe di blog guru-id.com, Semoga bermanfaat dan memberikan tambahan wawasan. salam edukasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel