RPP kurikulum Merdeka belajar Bahasa Indonesia Kelas 4 SD/Mi

Bismillah, pada kesempatan yang berbahagia ini guru-id akan berbagi informasi tentang contoh rpp kurikulum merdeka belajar sd Fase B jenjang SD/Mi mata pelajaran bahasa indonesia. nah kali ini guru-id akan berbagi kelas IV. Perlu diketahui rpp sudah memuat profil pelajar pancasila sesuai struktur kurikulum merdeka belajar yang telah dilaksanakan di beberapa daerah. Semoga dengan adanya referensi ini bisa bermanfaat bagi teman-teman guru yang sedang membutuhkan. Untuk file lengkapnya bisa di unduh pada akhir artikel.

Contoh RPP Kurikulum Merdeka Kelas 4 sd Bahasa Indonesia

RPP kurikulum Merdeka belajar Bahasa Indonesia Kelas 4

PERANGKAT AJAR BAHASA INDONESIA SEKOLAH DASAR (SD) “Memaknai Teks dari Beragam Sudut Pandang” Urutan Kegiatan Pembelajaran, selanjutnya untuk asesmen, lembar kerja, dan bahan ajar bisa di unduh pada akhir postingan

Tujuan Pembelajaran

Menyimak

4.1. Pelajar dapat memahami aturan yang lebih kompleks saat berpartisipasi dalam kegiatan kelompok besar (permainan, tim olahraga, kerja kelompok, cerdas cermat).*

Berbicara dan Mempresentasikan

4.1. Pelajar mampu mengemukakan ide dan tanggapannya dengan runtut dan jelas.

4.2. Pelajar mampu menjadi anggota kelompok yang aktif, sportif, dan bertanggungjawab.

Membaca dan Memirsa

4.3. Pelajar dapat memaknai pesan dari sebuah informasi dalam berbagai sudut pandang.

*Catatan: Dalam modul pembelajaran ini kegiatan menyimak akan menggunakan konteks kerja kelompok.

Kegiatan Pendahuluan

● Tanyakan pada siswa tentang pengalaman mereka terkait dengan kegiatan membaca.

- Bagaimana kebiasaan mereka membaca di rumah?

- Apa yang mereka nikmati dari kegiatan membaca?

- Adakah tempat favorit mereka untuk membaca?

- Seberapa sering mereka membaca?

- Apa yang mereka nikmati dari kegiatan membaca?

● Perkenalkan kegiatan lingkaran literatur kepada siswa.

● Jelaskan bahwa lingkaran literatur adalah "sekelompok orang yang membaca teks yang sama dan bertemu bersama untuk membahas apa yang telah mereka baca".

● Jelaskan bahwa diperlukan sikap kerjasama dan tanggung jawab untuk dapat membuat kegiatan ini berhasil.

● Jelaskanlah cara kerja lingkaran literatur (lihat penjelasan tentang lingkaran literatur di bawah)

● Jelaskan pada siswa bahwa kegiatan lingkaran literatur akan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbicara tentang buku dengan teman sebayanya. Melalui percakapan ini, disamping mereka akan membina hubungan dengan orang lain, mereka juga akan belajar keterampilan berbicara, keterampilan mendengar secara kritis dan membantu mereka memperdalam pemahaman mereka tentang buku. Di samping itu, lingkaran literatur akan memungkinkan mereka untuk memahami bahwa sebuah teks mungkin saja dapat dimaknai secara berbeda oleh orang lain.

● Berikan kesempatan pada siswa untuk melakukan tanya jawab tentang kegiatan lingkaran literatur ini untuk memastikan bahwa siswa memahami tujuan dan cara bagaimana melakukan kegiatan ini.

Lingkaran Literatur

Lingkaran Literatur adalah sebuah sistem atau strategi membaca dimana siswa akan terlibat dalam proses diskusi dengan orang lain yang membaca buku atau teks yang sama dengan mereka. Proses diskusi ini diatur dalam sebuah struktur yang jelas.

Tujuan Lingkaran Literatur

Lingkaran Literatur akan membantu siswa untuk terlibat secara aktif dalam kegiatan literasi yang kaya. Disamping meningkatkan keterampilan membaca dan pemahaman mereka terhadap teks, Lingkaran Literatur juga akan memberikan siswa sebuah pengalaman belajar kolaboratif, yang akan mengajarkan mereka keterampilan bekerja sama, keterampilan berpikir kritis dan kreatif, serta keterampilan berbicara dan mendengar secara atentif dan kritis. Selain itu, siswa juga akan dapat mengembangkan hubungan yang positif dengan orang lain. Sifat sosial dari lingkaran literatur ini membuat tugas membaca lebih bermakna.

Dalam sebuah lingkaran Literatur, siswa akan membaca sebuah teks yang sama dalam kelompok- kelompok kecil (misalnya terdiri dari 6 orang - bergantung pada peran yang ingin diberikan kepada siswa). Teks untuk setiap kelompok bisa saja dibedakan berdasarkan tingkat kemampuan membaca mereka, tetapi dalam satu kelompok yang sama, setiap siswa akan membaca teks yang sama. Masing-masing siswa dalam kelompok akan diberikan sebuah peran yang berbeda. Peran-peran di bawah ini adala beberapa contohnya:

➔ Pengarah diskusi - setelah membaca, mereka akan diminta untuk untuk menuliskan setidaknya lima pertanyaan untuk diskusi. Pertanyaan yang dibuat harus merupakan pertanyaan terbuka (bukan pertanyaan "ya / tidak").

➔ Pembuat koneksi - setelah membaca, mereka akan diminta untuk menemukan setidaknya empat koneksi antara cerita dengan kehidupan nyata. Hubungan ini mungkin dapat terkait dengan peristiwa terkini, pengalaman pribadi, film atau buku lain, atau apa pun yang berhubungan dengan cerita. Mereka harus menulis penjelasan untuk setiap koneksi atau hubungan tersebut.

➔ Ilustrator - Setelah membaca, mereka akan diminta untuk membuat ilustrasi atau gambar yang terkait dengan teks yang telah di baca tersebut. Di bagian belakang gambar yang dibuat, siswa diminta untuk menuliskan bagaimana gambar tersebut tersebut berhubungan dengan cerita yang telah dibaca.

➔ Pemilih paragraf - Setelah membaca, mereka akan diminta untuk memilih 3 paragraf yang menurut mereka paling menarik dan menjelaskan mengapa 3 paragraf tersebut dianggapmenarik.

➔Sang Ahli Kata - Setelah membaca, mereka akan diminta untuk mengidentifikasi, menulis, katakata yang menarik, kata-kata yang baru mereka dengar dan kata-kata yang mereka tidak mengerti.

➔Penyimpul - Setelah membaca, mereka akan diminta untuk mengidentifikasi gagasan utama dan poin-poin penting dari cerita yang mereka baca tersebut.

Setiap siswa akan ditugaskan untuk membaca teks fiksi yang telah diberikan secara mandiri. Jika memungkinkan, masing-masing siswa dalam kelompok tersebut memiliki buku atau copy atau salinan dari masing-masing teks tersebut. Jika tidak memungkinkan, maka satu kelompok dapat membaca sebuah teks secara bersama-sama. Misalnya dengan cara membaca perparagraf secara bergantian. Saat satu orang membaca satu paragraf, yang lainnya mendengarkan. Demikian seterusnya. Saat dan setelah membaca, masing-masing siswa harus melakukan peranan yang ditentukan, seperti yang telah dijelaskan di atas. Setelah itu, semua anggota kelompok akan salaing berbagi perspektif mereka tentang teks bacaan tersebut, sesuai dengan peranan mereka masingmasing

LEBIH LENGKAP
ATAU (HUBUNGI SAYA)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel